nama

nama

Jumat, 15 Mei 2015

KEINDAHAN DAN TEORI-TEORI NYA


KEINDAHAN


Assalamu Alaikum Warrahmatullah Wabarrakatuh

Kata Pengantar

            Bismillahirrahmanirahim, Puji Syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberikan nikmat sehat, nikmat umur, nikmat ilmu, nikmat rizqi sehingga saya dapat membuat makalah dengan judul keindahan seperti dibawah ini. Dengan tujuan untuk mendefinisikan apa itu keindahan, serta teori-teori dan sub bagian lainnya.

Pendahuluan

            Rasa, hawa atau kondisi untuk merasakan sesuatu merupakan hal yang dapat dialami oleh manusia, baik itu merasakan sesuatu yang baik maupun sesuatu yang buruk, dari rasa itu pula kita dapat memutuskan suatu kondisi atau tindakan yang akan kita ambil kedepannya. Rasa atau hawa dapat kita dapatkan sesuai kondisi hati kita, jika kondisi hati kita buruk maka rasa atau hawa itu akan buruk juga, jika kondisi hati kita baik maka rasa dan hawa itu akan baik juga. Rasa yang baik-baik itu lah bisa kita dapat kan dari suatu kondisi yang dinamakan Keindahan.

Rumusan Masalah

1.      Jelaskan Tentang Keindahan?
2.      Jelaskan yang dimaksud Nilai Estetik dan Ekstrinsik?
3.      Jelaskan Tentang Kontemplasi dan Ekstansi?
4.      Sebutkan Teori-Teori dalam Renungan?
5.      Sebutkan Teori-Teori dalam Keserasian?

Tujuan

            Menjelaskan definisi dari keindahan serta mengkaji dan membahas pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada rumus masalah.

1.     Keindahan

Menurut Para Ahli

·         Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia.
·         Thomas Amuinos (Filsuf abad pertengahan) mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.
·         Khalil Gibran mengungkapkan bahwa Keindahan adalah sesuatu yang menarik jiwamu. Keindahan adalah cinta yang tidak memberi namun menerima.
·         Baumgarten Keindahan adalah keseluruhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian- bagian yang saling berhubungan satu sama lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri.
·         Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok.

Dari semua pendapat ahli tersebut, inti dari keindahan adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya dan dapat menyejukkan jiwa dan rohani kita. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya.

2.     Nilai Estetik dan Nilai Ekstrinsik

Nilai Estetik
            Kata estetika berasal dari kata Aesthesiss yang artinya perasaan atau sensitivitas, karena memang pada awalnya pengertian ini berhubungan dengan lidah dan perasaan. Dalam pengertian teknis, Estetika adalah ilmu keindahan atau ilmu yang mempelajari keindahan, kecantikan secara umum. Estetika adalah salah satu cabang filsafat. Secara sederhana, estetika adalah ilmu yang membahas keindahan

Nilai Ekstrinsik
            Adalah nilai yang berasal dari luar benda atau sesuatu itu sendiri yang bersifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (Instrumental/ Contributory value), yakni nilai yang ber sifat sebagai alat atau membantu.

3.     Kontemplasi dan Ekstansi

Kontemplasi
            Adalah memandang jauh ke depan demi mendapatkan arah dan kemungkinan tindakan lain (antisipasi) yang lebih bermakna. Kontemplasi adalah suatu tindakan untuk memahami penuh suatu hal. Kontemplasi adalah memandang sesuatu dengan cara ambil bagian dalam hidup, dalam adegan, terlibat langsung. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. 

Ekstansi
            Adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasa, dan menikmati sesuatu yang indah. Setiap manusia memiliki nilai ekstansi yang berbeda-beda.
Apabila kontemplasi dan ekstansi itu dihubungkan dengan kreativitas, maka kotemplasi itu adalah faktor pendorong untuk menciptakan keindahan. Sedangkan ekstansi itu merupakan faktor pendorong untuk merasakan menikmati keindahan karena derajat kontemplasi dan ekstansi itu berbeda-beda antara setiap manusia.

4.     Teori-teori dalam Renungan

Renungan berasal dari kata renung, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam – dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni. Dalam merenung, ada beberapa teori antara lain : Teori pengungkapan, Teori metafisik dan Teori psikologis.

·         Teori Pengungkapan Dalil dari teori ini ialah “Art is an expression of human feeling” (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.

·         Teori Metafisik Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.

·         Teori Psikologis Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan y menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.

5.     Teori-teori dalam Keserasian

Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan,Keserasian berasal dari kata serasi dan dari kata rasi, artinya cocok, kena benar, dan sesuai benar. Kata cocok, kena dan sesuai itu mengandung unsur perpaduan, pertentangan, ukuran, dan seimbang.Keserasian merupakan bagian atau yang dapat mewujudkan keindahan. Keserasian mengandung unsur pengertian perpaduan , pertentangan, ukuran dan seimbang.

Teori Objektif dan Subjektif

·        Teori Objektif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptak nilai estetika adalah sifat (kualitas) yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.Pendukung teori objectif adalah Plato, Hegel.
·       
           Teori Subjektif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri sesorang yang mengamati suatu benda. Pendukung nya adalah Henry Home, Earlof Shaffesburry.

      Teori Perimbangan 
Dalam arti yang terbatas yakni secara kualitatif yang di ungkapkan dengan angka-angka, keindahan hanyalah kesan yang subjectif sifatnya dan berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dan tidak ada keteraturan yakni tersusun dari daya hidup, penggembaraan, dan pelimpahan.
Teori pengimbangan tentang keindahan dari bangsa Yunanai Kuno dulu dipahami dalam arti terbatas, yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka. Keindahan dianggap sebagai kualita dari benda-benda yang disusun (mempunyai bagian-bagian). Hubungan dari bagian-bagian yang menciptakan keindahan dapat dinyatakan sebagai perimbangan atau perbandingan angka-angka.
Teori ini hanya berlaku dari abad ke-5 sebelum Masehi sampai abad ke-17 Masehi selama 22 abad. Teori tersebut runtuh karena desakan dari filsafat empirisme dan aliran-aliran termasuk dalam seni.


SUMBER:

Jumat, 17 April 2015

KEBUDAYAAN PERANCIS




Assalamu Alaikum Warrahmatullah Wabarrakatuh

1.   Penjelasan Singkat Negara Perancis

Republik Perancis atau Perancis Nama "France" berasal dari Francia Latin, yang berarti "tanah bangsa Frank" atau "Frankland". Terdapat berbagai teori asal nama Frank. Salah satunya berasal dari kata Proto Jermanik frankon yang diartikan sebagai javelin atau lance karena kapak lempar Frank yang dikenal sebagai francisca.
Adalah sebuah negara yang teritori metropolitannya terletak di Eropa Barat dan juga memiliki berbagai pulau dan teritori seberang laut yang terletak di benua lain.Perancis Metropolitan memanjang dari Laut Mediterania hingga Selat Inggris dan Laut Utara, dan dari Rhine ke Samudera Atlantik. Orang Perancis sering menyebut Perancis  Metropolitan  sebagai  "L'Hexagone" ("Heksagon") karena bentuk geometris teritorinya. Perancis adalah sebuah republik kesatuan semi-presidensial yang tidak punya presiden. Ideologi utamanya tercantum dalam Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara.

2.   Kehidupan Masyarakat Secara Umum

Kehidupan bermasyarakat warga Perancis memiliki individualisme yang sangat tinggi, anda akan lebih dihargai jika anda mampu bersikap lebih tenang bahkan sampai ditaraf yang cenderung dingin baik dalam tindakan maupun dalan ucapan. Orang perancis cenderung menganggap sikap ramah yang terbuka sebagai hal yang tidak baik dan kurang menyenangkan.  Mereka sangat menghargai kepada kebebasan dan tanggung jawab individu masing-masing orang dan berpandangan bahwa segala sesuatu haruslah diperjuangkan sendiri, dan harus melakukan segala pekerjaannya dengan sungguh sungguh sebagai perwujudan dari perjuangan individualismenya. Patut digaris bawahi bahwa Individualisme tidaklah sama dengan mementingkan diri sendiri atau egois, namun Individualisme fokus pada tanggung jawab serta hak dan kewajiban Individu.
Perbedaan Gender baik laki laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama. Perancis tidak menekankan kepada apakah seseorang itu pria atau wanita untuk menduduki jabatan tertentu, namun lebih merujuk kepada kemampuan seseorang tersebut untuk berfikir, memecahkan masalah, dan membuat keputusan yang baik.
Pola makan orang perancis selalu makan menggunakan garpu dan pisau, tanpa sendok. Sendok hanya digunakan untuk minum sop. Kebanyakan orang perancis lebih menyukai daging daripada ikan. Kebiasaan orang perancis yang perlu diketahui bahwa sehabis makan selalau minum kopi. Minum kopi rata-rata dua kali sehari yaitu pagi dan sore. Itulah sebabnya deretan yang paling banyak di sepanjang jalanan di paris terdapat cafe atau tempat minum.
Masyarakat Perancis saat mengucapkan salam harus diikuti dengan nama mereka, misalnya Bonjour Umar, kemudian saling berjabat tangan dan melakukan kontak mata, tak jarang diikuti oleh pelukan bahkan ciuman.

3.   Kehidupan Beragama Masyarakat Perancis
Perancis adalah sebuah negara sekuler karena kebebasan beragama adalah hak konstitusional, meskipun beberapa organisasi religius seperti Scientology, Children of God, Unification Church, dan Order of the Solar Temple dianggap sebagai pemujaan.Menurut jajak pendapat Januari 2007 oleh Catholic World News:51% orang Perancis beragama Katolik, 31% agnostik atau ateis. (Jajak pendapat lainnya memberikan ateis persentase 27%), 10% dari agama lain atau tanpa pendapat, 4% Muslim, 3% Protestan, 1% Yahudi.
Menurut Eurobarometer Poll terbaru 2005,34% warga Perancis merespon bahwa "mereka mempercayai adanya Tuhan", sementara 27% menjawab "mereka percaya terdapat suatu jenis ruh atau kekuatan hidup" dan 33% menyatakan "mereka tidak percaya adanya suatu jenis ruh, Tuhan, atau kekuatan hidup". Satu survei lain menyatakan 32% penduduk di Perancis ateis, dan 32% lainnya "meragukan adanya Tuhan tapi bukan ateis". Jumlah komunitas Yahudi di Perancis mencapai 600.000 menurut World Jewish Congress dan merupakan yang terbesar di Eropa. Perkiraan jumlah Muslim di Perancis selalu bermacam. Menurut sensus Perancis 1999, terdapat 3.7 juta orang dengan "kemungkinan kepercayaan Muslim" di Perancis (6.3% dari total populasi). Tahun 2003, Kementerian Dalam Negeri Perancis memperkirakan jumlah Muslim mencapai 5-6 juta.

4.   Kebudayaan dan Seni Masyarakat Perancis
Budaya mengacu pada penyatuan pengetahuan, pembelajaran pengalaman,, keyakinan, sikap, nilai, makna, hirarki, agama, pengertian tentang waktu, peran, hubungan spasial, konsep dunia, dan benda-benda materi dan harta benda yang diperoleh oleh sekelompok orang di perjalanan generasi melalui individu dan kelompok berusaha.
Budaya Perancis yang beragam, mencerminkan perbedaan regional serta pengaruh imigrasi terakhir. Prancis telah memainkan peran penting selama berabad-abad sebagai pusat budaya, dengan Paris sebagai pusat dunia budaya tinggi.

Budaya Perancis yaitu:

Filsafat
Perancis telah menghasilkan sejumlah besar filsuf terkemuka dalam tradisi humanis Eropa. Salah satu yang pertama adalah Montaigne, pada abad 16, seorang moralis yang diilhami yang mendirikan esai sebagai bentuk seni. Kemudian muncul Descartes, master logika, dan filsuf Pascal.
Penulis Perancis
Penulis dan intelektual tradisional menikmati prestise tinggi di Perancis. Salah satu Agustus sebagian besar lembaga Perancis adalah Academie francaise, yang 40 anggota, kebanyakan dari mereka penulis, telah diucapkan pada event nasional dan, pada kesempatan, diadakan jabatan publik.
Teater
 Tiga klasik dramawan sastra Prancis, Racine, Molière dan Corneille, hidup pada abad    ke-17. Komedi satir yang Molière kesombongan dan kelemahan dari sifat manusia. Corneille dan Racine wrote tragedi ayat mulia.
Puisi
Yang terbesar dari penyair Perancis awal adalah Ronsard, yang menulis soneta tentang alam dan cinta pada abad 16. Lamartine, seorang penyair besar dari awal abad 19, juga mengambil alam sebagai salah satu tema nya (puisinya Le Lac menyesalkan sebuah cinta yang hilang).
Sastra
Sastra Perancis dapat dilacak kembali hingga Abad Pertengahan. Perancis tidaklah memiliki bahasa yang seragam tapi terbagi menjadi beberapa dialek (terutama: dialek oïl utara, oc selatan). Setiap penulis menggunakan pengejaan dan kosakatanya sendiri. Beberapa teks pertengahan Perancis tidak ditandai seperti Tristan dan Iseult, atau Lancelot dan Cangkir Suci, di antara lainnya. Sebagian puisi dan literatur Perancis pertengahan terinspirasi oleh Permasalahan Perancis, seperti The Song of Roland dan berbagai Chansons de geste. "Roman de Renart" ditulis tahun 1175 oleh Perrout de Saint Cloude, dan menceritakan karakter pertengahan Reynard  ('Serigala'); juga merupakan contoh populer cerita Perancis.

Sumber: